TAK GAMPANG menjaga
kemesraan hubungan suami-istri. Diperlukan banyak kiat dan cara. Nah,
apa saja yang harus dilakukan agar kehidupan rumah tangga Anda tetap
mesra dan langgeng? Berikut beberapa kiatnya.
1. Jaga CintaSering
kali, motivasi cinta seseorang terhadap pasangan menurun seiring
berjalannya waktu. Jika ini terjadi, coba cari penyebabnya dan jangan
biarkan motivasi Anda mengendap di dasar hati. Ingat, cinta yang Anda
tumpahkan untuk suami pasti akan memukau hatinya, dan otomatis akan
membuatnya dengan tulus membalas cinta Anda, bukan?
Yang tak
kalah penting, Anda harus menikmati cara Anda mencintai pasangan. Tak
ada sesuatu yang akan berubah menjadi baik dan berkualitas bila Anda
hanya berdiam diri. Juga, jangan malas berintrospeksi. Banyak hal yang
bisa Anda lakukan untuk menjaga agar cinta Anda tak pudar. Misalnya,
pergi berduaan ke luar kota, atau sesekali bersikaplah seolah-olah Anda
berdua pengantin baru yang baru saja berbulan madu.
2. Jalin Kepercayaan
Kehidupan
rumah tangga pasti akan berjalan indah bila Anda mampu menjaga dan
memperbarui kepercayaan pada pasangan. Saling percaya memang salah satu
kunci yang akan membuat Anda dan suami lebih nyaman dalam membina
kehidupan rumah tangga. Pasalnya, dengan kepercayaan, tak bakal ada
sedikit pun rasa curiga dan kebencian di antara Anda, apa pun yang Anda
lakukan.
Anda juga akan membuat pasangan lebih merasa dihargai
dan "dibebaskan" dari pengawasan yang tidak perlu. Kebebasan inilah yang
akan membawa biduk rumah tangga Anda berlayar dengan bahagia. Jadi, tak
ada alasan untuk mengabaikan perlunya saling mempercayai. Jangan lupa,
selalu perbarui kepercayaan Anda itu dengan keyakinan bahwa pasangan
adalah orang yang bisa dipercaya.
3. Komunikasi
Komunikasi
yang berjalan baik merupakan hal lain yang mesti diperjuangkan dan
selalu diperbarui. Tidak ada kemesraan tanpa komunikasi, bukan? Untuk
itu, cegahlah kebuntuan komunikasi dan ciptakan cara-cara berkomunikasi
yang matang dan dewasa. Semakin sering Anda menjalin komunikasi dengan
pasangan, tentu akan semakin bagus bagi kelanjutan kehidupan rumah
tangga.
Sebisa mungkin, jangan mengumpat, melontarkan sumpah
serapah, atau kata-kata lain yang menyakitkan agar Anda dan suami
nyaman. Jika ini berhasil Anda lakukan, maka Anda akan mampu menjalin
suasana akrab. Yang tak kalah penting dalam hal komunikasi adalah
kemauan untuk selalu mendengar apa yang diinginkan pasangan. Apa jadinya
jika Anda tak pernah mau mendengarkan omongan suami? Pasti, komunikasi
pun tak bakal berjalan.
4. Jangan Mengikat
Keterikatan
akan membuat seseorang merasa tertekan. Apalagi, pada dasarnya manusia
adalah pribadi yang bebas. Ia berhak menentukan pilihannya untuk hidup
tenteram. Nah, agar suami merasakan indahnya makna hubungan rumah
tangga, bebaskan ia dari segala keterikatan yang tidak perlu.
Biarkan
ia, misalnya, berkreasi sesuai minat dan bakatnya. Atau mengembangkan
diri dalam kegiatan-kegiatan sosial. Biarkan ia memaknai keberadaannya
yang bebas itu tanpa mengganggu kemesraan yang telah terjalin. Kebebasan
yang menyegarkan, itulah yang semestinya Anda wujudkan. Hindari
kekangan, hindari kecurigaan.
5. Cobalah Memberi
Tulus
dalam memberi dan jangan sibuk memikirkan balasan adalah sikap yang
sebaiknya Anda miliki, begitu pula sebaliknya dengan suami. Dengan
begitu, Anda tidak akan kecewa dengan kekurangan yang ada pada
pasangan.
Sebaliknya,
Anda akan melihat suami sebagai pribadi yang unik dengan
kelebihan-kelebihannya. Kekurangan yang sebenarnya ada tidak akan
mengurangi cinta Anda. Sikap seperti ini akan membuat Anda akhirnya
lebih banyak "memberi" daripada "menerima" dalam hubungan dengan suami.
Dengan lebih banyak memberi, pintu cinta pasangan pun akan lebih gampang
terbuka. Jaga dan perbarui ini setiap saat. Semakin
banyak Anda memberi, maka akan semakin indah pula kehidupan rumah tangga Anda.
6. Selalu Cari SolusiTidak
gampang menyerah setiap kali menghadapi masalah adalah salah satu kiat
agar rumah tangga berjalan harmonis. Tentu, Anda harus selalu menjaga
dan memperbarui komitmen ini. Cobalah untuk selalu berupaya
menyelesaikan masalah yang ada dengan suami. Jadilah pemecah masalah,
bukan pembuat masalah.
Dengan demikian, apa pun masalah yang
muncul, akan dapat Anda tanggulangi berdua. Anda berdua seia sekata
menjawab tantangan hidup dengan sikap dewasa dan tegar. Jangan mudah
menyerah dan selalu belajarlah mengatasi masalah. Yang tak kalah penting
adalah selalu mengambil hikmah dari setiap masalah yang muncul.
7. Berbagi Soal KeuanganMasalah
keuangan sering kali menjadi pemicu kerenggangan hubungan suami-istri.
Nah, Anda harus sepakat untuk membuang jauh-jauh sikap tersebut. Uang
memang penting, tapi bukan segalanya. Jika ini Anda sepakati dengan
suami, hubungan Anda berdua pasti akan lebih mesra, dan rumah tangga pun
berjalan langgeng.
Tentu, dibutuhkan banyak upaya agar Anda bisa
mengambil sikap ini. Misalnya, tidak egois dalam hal berbagi rezeki.
Peran Anda berdua sama besar, tidak ada alasan saling menutup diri dalam
hal "bagi-bagi" rezeki, bahkan saling "menyembunyikan" harta yang telah
diperoleh, khususnya bagi Anda yang sama-sama bekerja. Kecurangan kecil
yang Anda lakukan dapat berakibat rusaknya kemesraan yang telah Anda
jalin. Sama-sama berusaha dan sama-sama menikmati. Jangan pelit.
8. Tanamkan EmpatiSaling memahami juga menjadi
kunci penting kemesraan hubungan suami-istri. Hubungan akan berjalan
mulus jika Anda mampu memahami keinginan pasangan. Dengan memahami
pasangan seperti halnya Anda memahami diri sendiri, Anda akan menjauhkan
diri dari sikap takabur dan menang sendiri. Sebaliknya, Anda akan
memiliki rasa empati.
Kualitas hubungan akan selalu terbarui
dengan empati yang tulus. Anda akan senantiasa menghargai pribadi
pasangan dan tidak terjebak untuk melecehkannya. Anda juga akan selalu
menjaga perasaan pasangan agar tidak terluka. Semua itu dapat Anda
lakukan dengan empati. Tanamkan selalu sikap ini di dalam setiap bentuk
hubungan Anda dengan pasangan. Dan, perbaruilah setiap saat.
9. Jadilah Sahabat TerbaikMenjadi
sahabat terbaik menjadi kunci lain terbinanya kemesraan hubungan
suami-istri. Ingat, hanya sahabat terbaiklah yang mampu merasakan setiap
suasana hati kita. Untuk itu, jika Anda mampu menjadi sahabat terbaik
pasangan, segala suasana hati pasangan akan Anda pahami seutuhnya.
Anda
tidak akan meninggalkan pasangan di saat ia mengalami kedukaan. Begitu
pula ketika pasangan bahagia, Anda turut merasakannya. Di segala suasana
hati, Anda akan selalu dekat dengan pasangan. Tidak akan ada hari yang
terlewatkan tanpa cinta kasih dan kemesraan yang tulus, karena Anda
adalah sahabat terbaik pasangan.
*****